Sekilas Tentang Sejarah Anime Jepang Yang Harus Diketahui

Sekilas Tentang Sejarah Anime Jepang Yang Harus Diketahui – Anime (アニメ) adalah kata yang berasal dari “animasi” dan digunakan oleh orang Jepang untuk merujuk pada gambar animasi apa pun, tidak peduli negara asalnya. Dalam bahasa Inggris, sebagian besar digunakan untuk merujuk secara khusus ke animasi Jepang.

Perbedaan utama antara anime Jepang dan animasi Barat adalah bahwa anime menargetkan orang dewasa sama seperti anak-anak. Di Barat, animasi tidak banyak diminati, dan seringkali dibuat hanya untuk anak-anak, yang memberikan reputasi sebagai tidak halus dan kekanak-kanakan.

Sekilas Tentang Sejarah Anime Jepang Yang Harus Diketahui

Lebih jauh lagi, tidak seperti di Barat di mana sutradara tinggal di bawah bayang-bayang perusahaan produksi, sutradara anime Jepang dipandang sebagai seniman. Mereka sering menikmati ketenaran besar di masyarakat karena peran mereka dianggap sangat penting (yang memang!).

Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah anime Jepang.

Asal-usul

Sejarah anime Jepang kembali ke masa awal animasi di seluruh dunia. Seitaro Kitayama adalah salah satu yang pertama terlibat, sejak 1917. Namun, pada saat itu, animasi banyak digunakan dalam konteks propaganda anti-Amerika. Setelah 1945, dan menjadi produsen animasi terbesar kedua di dunia, orang Jepang sangat dipengaruhi oleh nomor satu: Amerika Serikat.

Osamu Tezuka, yang dianggap sebagai bapak manga modern, menjadi terkenal melalui keberhasilan Astro Boy (鉄腕アトム, Tetswuan Atomu), yang menerima adaptasi animasi pada tahun 1963. Ia juga dikenal dengan Kaisar Hutan Leo (ジャングル大帝, Jangur Taitei), pertama kali dirilis antara tahun 1965 dan 1966.

Tahun 60-an juga telah melihat beberapa seri seperti Sally the Witch (魔法使いサリー, Mahōtsukai Sar) pada tahun 1966, GeGeGe no Kitarō (ゲゲゲの鬼太郎), pada tahun 1967, dan Sazae-san (サザエさん) pada tahun 1969. Yang terakhir menjadi sangat sukses sehingga serial ini memiliki rekor dunia Guinness untuk siaran terlama (lebih dari 45 tahun!).

Kepopuleran

Di seluruh dunia, kisah Star Wars dari George Lucas membuat tanda di dunia hiburan sebagai fenomena merchandising dan fandom (subkultur milik komunitas penggemar). Jepang tidak berbeda dengan sejarah anime Jepang. Hal serupa terjadi di lingkungan seperti Akihabara, di Tokyo, di mana konsep otaku tumbuh subur. Selain itu, Akihabara dianggap sebagai tempat untuk semua penggemar anime Jepang.

Pada tahun 1980-an, anime Jepang mengalami pembaruan kualitas visual berkat sutradara generasi baru. Pemimpinnya tidak diragukan lagi adalah Hayao Miyazaki, yang pada tahun 1985 mendirikan Studio Ghibli (株式会社スタジオジブリ, Kabushiki gaisha sutajio Jiburi). Film-filmnya dilihat di seluruh dunia dan memenangkan berbagai penghargaan, baik di Jepang maupun internasional, termasuk Oscar untuk film animasi terbaik untuk film Spirited Away (千と千尋の神隠し, Sen to Chihiro no kamikakushi) pada tahun 2003.

Di antara generasi sutradara yang sama ini, yang lain juga membuat jejak mereka, seperti Isao Takahata dengan Grave of the Fireflies (火垂るの墓, Hotaru no haka), Katsuhiro tomo dengan Akira (アキラ), dan Mamoru Ishii dengan Ghost in the Shell (攻, Kōkaku Kidōtai).

Tahun 1990-an dikenal dengan ekspor dan penayangan beberapa serial animasi di berbagai negara, yang membekas pada generasi anak-anak. Anda kemungkinan besar tahu Dragon Ball (ドラゴンボール, Doragon Bōru), Sailor Moon (美少女戦士セーラームーン, Bhishōjo Senshi Srā Mn atau hanya, Sērā Mn), Neon Genesis Evangelion (新世紀エヴァンゲリオン, Shin Seiki Evangerion), Cardcaptor Sakura (カード, Kādokyaputā Sakura), dan One Piece (ワンピース, Wan Pīsu).

Akting suara

Tidak hanya penggemar anime Jepang yang menempatkan sutradara di atas alas, para pengisi suara juga mendapat banyak perhatian.

Sekilas Tentang Sejarah Anime Jepang Yang Harus Diketahui

Pengisi suara, atau seiyū (声優), sama populernya dengan aktor normal, karena mereka menghidupkan karakter animasi dengan suaranya. Sebagian besar dari mereka memiliki klub penggemar sendiri dan beberapa penggemar menonton serial animasi hanya untuk mendengar suara seiyū favorit mereka.

Pekerjaan ini dilakukan dengan sangat serius dan dimungkinkan untuk menemukan lebih dari seratus sekolah yang berspesialisasi dalam akting suara. Beberapa seiyū yang paling terkenal   antara lain: Kana Hanazawa (Nama Anda, Tokyo Ghoul), Rie Kugimiya (Fullmetal Alchemist, Fairy Tail, Gintama), Romi Park (Fullmetal Alchemist, Nana), Aya Hisakawa (Dragon Ball, Sailor Moon, Cardcaptor Sakura, Fruit Basket), dan masih banyak lagi.…

Continue Reading

Share